link

Hosting Indonesia Paling Ngetrend

Internet sebagai salah satu jenis layanan tekonologi informasi telah menunjukkan kinerja perkembangan yang tinggi dalam berbagai aspek bidang...

IDwebhost Hosting yang Baik

Pertumbuhan pengguna internet di dunia khususnya di Asia meningkat dengan pesat. Kini Indonesia menduduki peringkat ke-5 terbesar di seluruh wilayah Asia...

Membumikan IDwebhost.com sebagai Trend Hosting Indonesia

Teknologi informasi yang berkembang pesat dewasa ini, telah mendorong percepatan di berbagai bidang. Hal ini juga yang menyebabkan munculnya kemajuan...

IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia

Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2010 pengguna Internet di Indonesia mencapai 45 juta orang. Sedangkan jumlah pengguna layanan Internet di wilayah Asia...

Happy 7th Anniversary buat IDwebhost

Terima kasih saya ucapkan kepada IDwebhost karena telah memberikan pelayanan domain dan hostingnya yang terbaik...

Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Februari 2011

Buntut Demonstrasi, Pemerintah Aljazair Blokir Internet

Aprizal Rahmatullah - detikNews

Algier - Aksi demonstrasi massa pro demokrasi di Aljazair semakin besar. Agar tidak segera meluas, pemerintah setempat memblokir internet terutama facebook.

Sementara, polisi setempat berusaha membubarkan massa yang berdemo menuntut mundurnya Presiden Abdelaziz Boutifleka. Peluru plastik dan gas air mata digunakan untuk mencoba dan membubarkan kerumunan besar di kota besar.

Pemerintah menilai pengumpulan massa melalui internet bisa membawa pengaruh revolusi Mesir dan Tunisia. "Pemerintah tidak ingin kita membentuk banyak orang melalui internet," kata Koordinator untuk Perubahan Demokratis Aljazair, Rachid Salem seperti dikutip dari telegraph, Minggu (13/2/2011).

Aljazair terus memanas. Aksi demonstrasi menuntut Boutifleka mundur terus menguat. Gelombag unjuk rasa ini bertambah setelah rakyat Mesir berhasil menumbangkan Presiden Hosni Mubarak dari jabatannya sebagai Presiden Mesir.

(ape/ape)

Media memang sebagai salah satu penyebar isu yang paling hebat. Apalagi yang namanya internet yang sekarang mudah sekali untuk diakses. Maka dari itu, media harus independen dan mencerdaskan rakyat. Bukan malah sebaliknya.

 

Pakar TI dan Rektor ITB Ikuti Kuliah Umum Bocah Jago TI

Bandung - Tidak hanya mahasiswa, kuliah umum bocah jago TI diikuti pula oleh pakar-pakar TI hingga Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Ahmaloka. Kuliah yang digelar di Aula Timur ITB ini dihadiri lebih dari 500 orang peserta.

Tampak ahli forensik digital Ruby Alamsyah, praktisi keamanan TI Budi Rahadjo, mantan Presiden Direktur IBM Indonesia Betty Alisjahbana, aktivis media sosial Enda Nasution, dan Rektor ITB Ahmaloka hadir dalam barisan paling depan di kuliah umum yang diberikan oleh 5 anak Indonesia yang berhasil membuat karya luar biasa di dunia TI tersebut.

Kelimanya adalah Arrival Dwi Sentosa dan Taufik Aditya Utama (pembuat antivirus Artav), Fahma Waluya Rosmansyah dan Hania Pracika Rosmansyah (pembuat game edukasi di ponsel dan komputer) serta Muhammad Yahya Harlan (pembuat SalingSapa.com).

Selain mahasiswa dan dosen ITB, kuliah umum ini juga diikuti pula oleh ratusan siswa-siswi SMP dan SMA di Bandung.

Yusep Rosmansyah, panitia penyelenggara kuliah umum tersebut mengungkapkan bahwa tujuan dari penyelenggaraan kuliah umum ini agar anak-anak tersebut dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak-anak Indonesia lainnya.

"Mereka masing-masing akan diberi kesempatan untuk menjelaskan inovasi mereka selama 20 menit dan tanya jawab 10 menit," katanya kepada detikINET, Jumat (11/2/2011). ( afz / ash ) http://www.detikinet.com

Jarang-jarang tuh kayaknya Pakar TI dan Rektor ITB ikuti Kuliah Umum ama bocah yang jago TI. Pokoknya mantap dan 2thumbsup buat kelima bocah yang jago TI tersebut. I Love Indonesia.

Mubarak Lengser, Aktivis Mesir Puji Facebook

Jakarta - Nama eksekutif Google, Wael Ghonim cukup semerbak dalam revolusi di Mesir. Setelah Husni Mubarak mundur, Ghonim pun berterimakasih pada Facebook.

Rupanya, meski ia merupakan Marketing Executive Google untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, Ghonim tak menganggap jasa Google luar biasa besar dalam revolusi itu.

"Revolusi ini dimulai di Facebook. Saya ingin bertemu Mark Zuckerberg suatu hari nanti dan berterimakasih padanya," papar Ghonim dalam sebuah wawancara di CNN yang dikutip detikINET, Sabtu (12/2/2011).

Ghonim diketahui menjadi salah satu pendiri grup Facebook yang memprotes kekerasan polisi yang menyebabkan gugurnya seorang aktivis.

Grup itu disebut-sebut memiliki peran cukup besar dalam menyulut revolusi yang terjadi kemudian. Walau begitu, peran Google dalam revolusi juga tidak kecil.

Ketika Twitter tak bisa diakses di Mesir, para pengembang di Google membuat solusi alternatif agar para aktivis tetap bisa menggunakan layanan itu.

Di sisi lain, Google tak nampak memiliki sikap politik resmi soal kejadian di Mesir. Mereka lebih fokus pada prinsip kebebasan informasi dan akses internet.

"Kami sangat bangga pada orang-orang Google yang berdiri membela isu-isu tersebut," ujar Jill Hazelbaker, juru bicara Google, saat ditanya Reuters soal Ghonim. ( wsh / wsh ) http://www.detikinet.com

Media memang sebagai salah satu penyebar isu yang paling hebat. Maka dari itu, media harus independen dan mencerdaskan rakyat. Bukan malah sebaliknya. Salut buat Mesir.

Hatta Rajasa Sanggupi Permintaan Bocah Jagoan TI

Bandung - Ketua Ikatan Alumni (IKA) Institut Teknologi Bandung (ITB), Hatta Rajasa buktikan janjinya untuk memberikan bantuan kepada 5 bocah jagoan TI. Sehari sebelumnya, dalam satu kesempatan kuliah umum kelima bocah ini di ITB, Hatta Rajasa sebagai Ketua IKA ITB 'ditodong' untuk memberikan beasiswa.

Usai memberikan kuliah umum di Aula Barat ITB, Sabtu (12/2/2011) Hatta pun menyaksikan kehebatan kelima bocah tersebut yang sebelumnya bersiap-siap di ruang VIP Aula Barat. Di depan Hatta, masing-masing mendemonstrasikan karyanya.

"Anti virus ini sudah di-download oleh pengguna di beberapa negara di Asia, Eropa dan Amerika," ujar Arrival Dwi Sentosa dan Taufik Aditya Utama. Keduanya pembuat Artav anti virus lokal.

Tak mau kalah, kakak beradik pembuat game edukasi untuk ponsel dan komputer Fahma Waluya Rosmansyah dan Hania Pracika Rosmansyah juga unjuk gigi.

"Saya sama adik (Hania - red) buat game ini agar anak-anak sekolah mau belajar. Kalau sambil main game kan lebih menyenangkan," katanya diselingi anggukan dan decak kagum Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini.

Satu lagi bocah yang berprestasi di bidang TI adalah Muhammad Yahya Harlan. Siswa kelas 1 SMP ini berhasil membuat situs jejaring sosial islami. Dalam presentasinya di depan Hatta Rajasa, Yahya menunjukan nilai lebih dari situs yang baru diluncurkannya 2 minggu yang lalu.

"Bapak kalau mau cari ceramah dari Buya Hamka, ada loh di sini. Susah kan cari rekaman ceramah beliau?," cerocosnya sambil memainkan laptop kesayangannya.

Hatta: Mau Minta Apa?

Dihadapkan dengan lima bocah berprestasi ini, Hatta pun spontan menanyakan apa yang mau diminta dari dirinya. Berbinar mata kelima bocah ini. Terlebih Arrival dan Taufik. Sambil malu-malu, Arrival pun mengungkapkan keinginannya.

"Saya ingin buku. Sama saat ini kan kita baru dapat 1 laptop dari XL. Sedangkan kakak saya butuh buat membantu saya mendesain. Jadi kalau boleh, saya mau laptop satu lagi buat kakak saya," katanya.

Hatta pun menanyakan kepada Taufik, sang kakak. "Kamu mau apa lagi," tanyanya.

"Saya ingin kuliah pak. Saya dari kecil ingin masuk ITB. Kalau ada saya mau beasiswa pak," kata Taufik.

Hatta yang sebelumnya menjanjikan akan memberikan beasiswa pun langsung menyanggupi. "Saya tahu dari rektor kamu sudah mendaftar kan? Kalau sudah diterima, hubungi saya. Saya akan berikan beasiswa," tegasnya.

Setali tiga uang, Fahma dan Hania pun melontarkan keinginannya di hadapan menteri. "Saya butuh laptop," kata Fahma. "Saya juga," sambung adiknya.

Minta Server

Permintaan yang berbeda disampaikan oleh Yahya. Bukan meminta fasilitas beasiswa atau perangkat, dirinya malah meminta ke Hatta Rajasa untuk disediakan server guna menunjang situs buatannya.

"Sekarang trafiknya sudah 1,6 juta. Sudah tidak kuat. Lagian ini kan situs yang dinamis, jadi saya butuh 3 server untuk ini," ucapnya.

Mendengarkan kebutuhan-kebutuhan kelima bocah ini, Hatta pun langsung menyanggupinya. Bahkan dirinya berpesan agar mereka terus mengembangkan kreatifitasnya. Disamping itu juga mereka harus perhatikan pendidikan formalnya.

"Mulai sekarang kalian harus bertekad akan memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa ini. Terus kembangkan kreativitas dan sekolah juga harus sampai selesai. Serta jangan lupa untuk berbakti kepada kedua orang tua kalian," pesan Hatta. ( afz / wsh ) http://www.detikinet.com

Inilah hasil dari karya anak bangsa yang punya ilmu, bakat, dan prestasi. Memang sudah selayaknya mereka mendapatkan hal yang mereka inginkan dan tentunya harus diberi penghargaan oleh pemerintah.

Minggu, 30 Januari 2011

10 situs paling banyak diblokir di dunia

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More